Monday, October 18, 2010

Senyumku pada langit

kembali aku pada realita
dari khayal panjang nan bisu

percikan rintik hujan menghantam bumi
ku tengadah lalu tersenyum padanya

hari sedang menuntutku
tuk segera di mulai

ku jalani hari dengan terus berhitung
matahari siang datang tiba-tiba
dan hari pun terasa lama

tapi aku tetap tak peduli
ku lempar senyum pada langit yang angkuh


Neivy Vilany
18 Oktober 2010

No comments: