Saturday, February 13, 2010

Tangisan Anak Negeri

Disana berputar iklan-iklan indah
Mengilham sengsara harap berakhir
Disananya lagi berteriak rusuh
Membenarkan diri harap damai

Disini, tempatku berpijak ini
Dulunya adalah pantai
Sekarang berdiri bangunan tinggi
Tuk pusat perbisnisan

Ada yang menjual kata-kata
Ada pula yang menjual harga diri
Mau beli yang mana terserah
Asal pintar-pintar memilih

Ini warisan untuk turun-temurun
Tapi apalagi yang tersisa?



Neivy Vilany
01 September 2008

No comments: