Selagi angin bertiup tak tentu
Manakala semilir
Kadang beliung
Jangan kau tanya
Mengapa jadi begini
Hidup slalu punya dua rupa
Sperti mata uang
Punya dua sisi tak terpisah
Mungkin dunia tampak tak adil
Torehkan pedih sedalam lautan
Namun esok pasti kan datang
Tuk bawakan tawa
Seceria mentari bersemi
Untuk sahabatku...
Tangismu adalah sedihku
Neivy Vilany
20 Juni 2007
22 Juni 2007
No comments:
Post a Comment