Malam yang larut
Tak lagi bisa pejamkan mata
Terhimpit kenangan taun lalu
Melintas kebersamaan bulan puasa
Pabila tuan tidak tuli
Dengarkah rindu didalam sunyi
Kata hamba mungkin salah
Mengaum sperti singa menerkam
Dan semoga tuan tidak buta
Tuk melihat tangisan hati
Merembah menyusuri pipi
Bak tanah kehausan
Kepada siapa hamba kan bercerita
Mangadu sepi tak terurai
Hanya menanti deringan
Yang tak kunjung tiba
Antara kita membentang lautan
Disana tuan bersama mereka
Adakah kita sama satu rasa
Hamba sendiri, bercerita pada malam
Neivy Vilany
01 September 2008
No comments:
Post a Comment